Arti vintage itu apa sih sebenarnya? Pertanyaan ini cukup menggangu saya pribadi saat mendengar seseorang berbicara ini. Sebenarnya, saya sudah lumayan mengerti maksudnya. Tapi, saya enggak begitu perduli peduli dan akhirnya penasaran waktu saya mulai mempelajari tentang fashion.

 

Yes, tepat sekali!. Vintage adalah sesuatu yang berkaitan dengan benda layaknya fashion atau malah sebuah furnitur. Tapi enggak selalu karena kata vintage sendiri juga dipakai dalam lingkungan otomotif. Biasanya orang menyebut seperti ini jika mendengar kata “vintage”.

 

“Produk itu terkesan vintage yah?”

 

“Gaya berpakaian vintage sekarang ini naik lagi di kalangan milenials”

 

Arti Kata Vintage

arti kata vintage

 

Arti vintage biasa menunjuk pada sesuatu yang kuno. Tapi kata ini pada mulanya enggak ada hubungannya dengan sesuatu yang usang. Setelah saya coba browsing-browsing di internet, Vintage mengacu pada suatu waktu (tahun umumnya) saat anggur lagi dipanen.

 

Baca Juga : Jangan Salah! Arti Dari Vintage Style dan Perbedaan Vintage Style Dengan Retro Style

 

Asal katanya sendiri berasal dari vinum. vinum ini faktanya berasal dari bahasa latin yang punya arti lebih beken sebagai sebuah minuman dari fermentasi buah anggur. Kata vintage dipakai waktu para petani akan menuai anggur.

 

Entah mengapa akhirnya gaya vintage mengalami perubahan arti yang condong pada sesuatu yang lawas. Saya enggak mau memikirkannya lebih jauh dan dalam sih.

 

Daripada mikirin itu, lebih bagus kita bikin kesimpulan jika vintage serupa dengan sesuatu yang berkaitan hal-hal lawas dengan kualitas bagus dan unik. Seenggaknya pengertian ini diakui pada waktu yang lalu. Dalam suatu barang misalnya, sesuatu yang disebut vintage umumnya mengacu pada umur yang lama. Jika umur barang tersebut semakin tua, maka value keunikan dan karakternya semakin naik.

 

Perkembangan Fashion Vintage

perkembangan fashion vintage

 

Fashion memang selalu berputar. Ketika kalian kembali menerapkan trend berbusana di beberapa dekade yang lalu, Kalian akan dipanggil sebagai seseorang berpenampilan vintage.

 

Baca Juga : 8 Tips Army Look Style pada Pria Memberi Kesan Vintage Berkelas !

 

Pola dasar yang digunakan sebagai patokan fashion dari waktu ke waktu sebetulnya sama. Yang membuat tren fashion itu berbeda hanya ada pada pemilihan warna dan bahan pakaian. Sesekali, Anda perlu mengetahui perkembangan fashion yang ada agar Anda mengerti asal mula kemunculan tren fashion saat ini.

 

Berikut adalah karakter fashion atau style pada beberapa dekade:

 

1. Arti Fashion Vintage Pada Tahun 1920

arti vintage tahun 1920

 

Amerika bermaikan peran esensial pada gaya berpakaian tahun 1920. Di waktu sesudah Perang Dunia I, Amerika sebagai salah satu center mode dunia menduduki era makmur yang mempengaruhi style fashion mereka.

 

Music Jazz dan tarian glamor datang di tahun tersebut. Para wanita mendapat suara pada tahun 1920 dan menerobos angkatan kerja dalam jumlah banyak. Pada tahun 1920 an juga dilabeli dengan maraknya bidang usaha ilegal, salah satu kartel yang populer di dunia saat itu adalah Al Capone.

 

Style fashion Melindrosa atau Flapper yang memiliki arti New Breed muncul. Style memakai make-up yang berlebihan, bergaya glamor, minum minuman beralkohol, membawa mobil, dan merokok menjadi sesuatu yang menemani style berpakaian glamor seperti ini.

 

2. Fashion Vintage Tahun 1930

fashion vintage tahun 1930

 

Pada tahun ini atasan yang lebih longgar dari material kain tebal dan tertutup menjadi opsi yang dipilih. Saat itu, ekonomi negara Amerika yang sedang mengalami kelesuan.

 

Baca Juga : Pengertian Dan Tips Sebelum Membeli Selvedge Denim Yang Punya Karakter Vintage

 

Dikarenakan masalah sosial dan politik yang mengalami depresi, Style dalam berpakaian pun mangalami perubahan menjadi lebih casual, dan enggak terlihat glamor layaknya pada masa 1920 atau pada 10 tahun sebelumnya.

 

3. Vintage Style Pada Tahun 1940

gaya wanita 1940

 

Di era ini telah datang produk dengan material sintetis layaknya stocking dan pakaian dalam yang dibikin dari nilon. Karena sedang Perang Dunia gradasi pakaian juga dibuat dengan warna hitam dan gradasi biru dongker dengan warna coklat dan olive.

 

Pakaian yang dipakai umumnya merupakan baju yang fleksibel untuk dipakai dan mayoritas mempadukan dengan pakaian di zaman 1930 an. Hal ini disebabkan kebanyakan pabrik pembuat garmen fokus membantu membuat perlengkapan perang. Dan juga, yang menjadi icon pada trend fashion di tahun 1940 adalah ikat kepala cover rambut untuk kalangan pekerja wanita.

 

4. Arti Vintage Style di Tahun 1950

gaya fashion 1950

 

Setelah Perang Dunia 2 selesai, maka teknologi pembuat garmen menjadi lebih maju. Pakaian dibikin menggunakan bahan nilon, orlon, dan dracon. Setelah perang, Style pada tahun ini lebih melihat pada ide yang lebih segar namun enggak seglamor di tahun 1920.

 

Style berbusana populer pada tahun tersebut adalah kombinasi yang khas dengan memakai spandek, tshirt ketat panjang, dan topi lebar.

 

5. Vintage Style Era 50 Akhir

style era 50 akhir

 

Selain style berpakaian New Look. Tahun 1950 juga diperindah dengan menuainya pakaian yang lebih urban namun tetap stylist.

 

Sangat dipengaruhi dari lagu-lagu Elvis Presley yang memberikan vibes Rock and Roll dan juga style berpakaian Merlyn Monroe. Style urban dan pop culture ini populer dengan panggilan Pin Up. Style pakaian Pin Up lebih mengarah ke ringan dan agak terbuka.

 

6. Vintage Style Pada Tahun 60 an

style pada tahun 1960

 

Permulaan di tahun 1960 ditandai dengan munculnya invasi teknologi rumah tangga yang bisa dijangkau semua masyarakat. Televisi mulai dipakai di setiap rumah tangga, mesin cuci, mobil, sampai setrika pakaian sudah mulai dipakai secara masal dengan harga enggak terlalu mahal.

 

Zaman ini bisa dibilang “Masa Depan” yang lebih diketahui dengan istilah Futurismo dalam dunia fashion. fashion style juga berkembang karena impact dari teknologi.

 

Style pada tahun 1960 an di kuasai pakaian minimalis dengan pattern garis atau polkadot yang mengesankan moderenitas dan arti teknologi tinggi pada eranya. Nahh Koleksi dari button down untuk bowling shirt sangat terinspirasi dari tahun 50 an ini, bagi yang penasaran bisa langsung klik disini.

 

7. Gaya Vintage Tahun 1970

gaya fashion di tahun 1970

 

Nah di era ini, gaya berpakaian yang mencirikan kebiasaan disco berkembang sangat deras. Sekali lagi, pada tahun ini dikuasai oleh kaum muda. Style berbusana ditunjukkan dengan memakai celana pendek ketat atau hot pant , sepatu dengan rata, dan tentunya celana dengan fit longgar.

 

Baca Juga : 7 Style Jogging Pria Sederhana yang Gampang Lo Terapkan Setiap Hari

 

Artis yang beken pada waktu itu adalah John Travolta dengan memaikan peran pada film “Saturday Night Fever”, pastinya dengan menerapkan style disco nya. Celana gombrong dan rambut disisir kebelakang menjadi sangat booming tahun 1970 an.

 

8. Style Vintage Ala 80 an

gaya ala 80 an

 

Kaos dan celana jeans menjadi begitu beken dikalangan anak muda. Pada era ini, lagi, musik memberikan peran sangat penting dari style berpakaian urban pada tahun 80an awal.

 

Masih karena dampak culture Punk, New Wave memberikan style berpakaian yang lebih disukai masyarakat umum dibanding Punk. dampak dari tv dan film yang lebih gampang dijangkau membuat budaya ditahun 1980 lebih gampang tersiar.

 

9. Arti Vintage Style di Tahun 1990

vintage style di tahun 1990

 

Ini disaat band-band yang menjadi favorit sampai sekarang muncul. Era ini datang dengan band seperti blur dan the who yang menggemparkan dunia. gendre Grunge berakar dari Amerika dan lalu meluas ke Inggris.

 

Musik Grunge sudah jadi icon fashion tahun 1990an. Biarpun, pada tahun 1990 beken sebagai tahun paling jelek dalam sejarah fashion dunia atau diberi dengan sebutan The decade fashion has forgotten. Style Grunge ini persis dengan gaya Punk akan tetapi enggak begitu radikal.

 

Baca Juga : Sejarah Kemeja Flannel

 

Celana jeans, tshirt, dan kombinasi dengan baju bermotif kotak-kotak lebar menjadi karakter gaya berbusana era ini, selain tentu saja para pria dengan rambut gondrong dan berantakan sebagai aksesori.

 

Nah, model pakaian era dulu ini kembali dipakai oleh masyarakat jaman now. Bukan terkesan kuno atau ketinggal jaman tapi keren, itulah arti vintage seharusnya.

 

Demikian ulasan mengenai arti vintage, awal, hingga perbuahan fashion dari per dekade. Semoga bermanfaat.

Select your currency
USD United States (US) dollar
× How can I help you?