Blazer Pria adalah sejenis outerwear yang digunakan sebagai pelengkap untuk terlihat smart casual, bagi kalian yang bosan bila memakai atasan hanya sebuah kemeja bisa ditambahkan blazer ini. Untuk blazer sendiri sebenarnya mirip dengan atasan untuk setelan jas tetapi menggunakan material yang tidak sleek agar terlihat casual, biasa ada yang pakai bahan semi wool, cotton, maupun linen. Menurut sejarah blazer pria kembali pada cerita tentang angkatan laut. Pada sekitar tahun 1837, Ratu Victoria datang dan masuk ke dalam sebuah kapal yang memiliki nama HMS Blazer, yang tergabung dalam Royal Navy. Kapten kapal meminta para awak kapal tersebut untuk mengubah penampilan mereka dengan memakai jaket double-breasted bewarna biru laut dan di tambah sweater pelaut bergaris-garis seragam mereka. Blazer sendiri cocok memang untuk yang bergaya semi formal. Saran dari kita kalau untuk acara formal lebih baik menggunakan setelan jas yang lebih rapi.

Blazer Pria Memiliki Beberapa Jenis yang Dapat Menjadi Pilihan Kalian

Blazer pria akan memberi kesan pemakai nya lebih terlihat manly dan smart casual, Dan juga, blazer juga akan meningkatkan kepercayaan diri kalian bila memakainya. Di pasaran ada beberapa jenis blazer yang bisa kalian pilih untuk menambah koleksi pakaian kalian dilemari. Yuk kita simak beberapa jenis blazer yang ada di pasaran:

1. Blazer Berbahan Katun

Blazer Pria katun

Blazer bermaterial katun adalah blazer yang biasa dipakai pria-pria pada musim panas dan cocok sekali dipakai di iklim Indonesia yang tropis. Memiliki bobot yang ringan dan membuat kita dapat bergerak lebih leluasa, biasa nya memiliki peding atau bantalan pada bahu yang akan memberikan fit yang baik saat kita pakai pada waktu yang cukup lama. Bahan katun juga akan terasa sejuk bila dipakai karena udara akan mudah masuk melalui pori-pori kain ini. Bila kalian ingin membeli blazer katun ini saran kita bisa mencoba membeli dengan warna khakis, navy atau hitam, agar kalian mudah mempadupadan kan dengan bawahan seperti menggunakan jeans dan chinos. Untuk sepatu kalian bisa memakai sepatu casual, seperti sneakers atau leather boots.

2. Blazer Berbahan Semi Wol

Blazer Pria Semi Wol

Bahan semi Wol adalah material yang biasa dipakai untuk membuat blazer yang dipakai pada musim gugur dan musim semi. Blazer wol dengan navy adalah yang paling vintage dan tidak lekang oleh waktu, tetapi tidak hanya warna navy saja yang kalian bisa beli. Dengan memilih warna yang gelap dan netral bila kalian memakainya akan memberi kesan yang kalem dan manly, untuk menghindari kesan yang norak. Ada juga yang menggunakan material 100% wool, material ini mempunyai kualitas kain yang tinggi seperti kasmir dan sutra. dan untuk semi wool biasa ada campuran poliester, katun, dan elastane. Jadi kalian bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan harga. Saran dari kita kalian bisa mencoba dlu di fitting room sebelum membelinya.

3. Blazer Pria Berbahan Linen

Blazer Pria Linen

Blazer dengan material linen memang dibuat untuk musim panas yang rileks dan sangat cocok dipakai di iklim tropis. Kekurangan dari linen mungkin saat dipakai akan mudah berkerut, tetapi kalian bila memakai dengan fit yang benar akan meningkatkan penampilan kalian. Material linen mempunyai karakter sangat ringan dan nyaman saat dikenakan. Blazer ini sangat pas bila kita memakai celana putih nuansa summer dan open-collar shirt, dengan sepatu bluchers atau boat shoes yang memberi kesan smart tetapi casual.

Ketentuan Memakai Blazer

Kita sering melihat banyak pria yang salah saat memakai blazer pria untuk mejadi pelengkap fashion yang dipakai, Yuk kita bahas mengenai ketentuan dasar mengenakan blazer.

1. Jangan Memakai Blazer Untuk Acara Yang terlalu Santai

Ini akan terlihat aneh di mata orang lain yang melihat dan akan membuat kalian tidak percaya diri. Para Pengamat fashion pria sangat paham sekali waktu tepat memakai blazer. Memakai Blazer sangat aneh untuk momen yang sangat santai. Blazer akan menghilangkan kesan santai kalian. Jadi, blazer sangat cocok di acara semi formal atau saat kalian sedang casual dinner dengan wanita incaran kalian. Kalian akan terliat lebih tampan saat memakai blazer didepan gebetan.

2. Blazer Harus Lebih Pendek Dari Panjang Lengan

Aturan lama menyebutkan bahwa keliman atau lipatan pada jahitan pinggir kain pada bagian bawah blazer harus berada di sekitar ruas ibu jari tangan kalian waktu sedang berdiri tegak dengan tangan di samping. Ruas ibu jari yang dimaksud adalah di antara pangkal ibu jari dengan pergelangan tangan. Bagian belakang blazer kalian juga harus mengcover bagian bokong tetapi Jangan kepanjangan.

3. Fit Blazer Yang Tepat

Untuk setelan jas bias amempunyai ruang yang cukup saat kita mengenakan kemeja atau saat kalian juga memakai rompi. Begitu pula dengan blazer paling tidak ada ruang yang cukup bila kalian memakai kemeja. Saat cuaca yang cukup dingin, Kalian akan merasa lebih hangat karena ada nya blazer ini, apa lagi saat cuaca tidak menentu seperti saat ini.

4. Memilih Warna, Material dan Fit yang Berbeda

Jangan kawatir saat ingin tampil beda, karena itu akan memberi kesan bahwa kita tidak ingin sama dengan orang lain. Kalian bisa memilih warna blazer yang memiliki lebih dari satu warna, ini akan memberikan kesan warna yang hidup, fit yang classic, dan memiliki pattern kotak-kotak kecil misalnya, dan berbagai material kain yang beragam dari linen sampai suede. Jika kalian mau mencoba memakai blazer, Harus menunjukan ekspresi kalian yang di tunjukan pada blazer yang sedang kalian pakai.

5. Punya beberapa Blazer

Ini berkaitan dengan ketentuan awal. Koleksi blazer kalian dapat menjadi senjata untuk menambah style dalam berpenampilan serta punya merek yang berbeda. Isi dari lemari kalian dengan beberapa blazer dari harga yang murah hingga yang agak mahal, tetapi juga harus disesuaikan dengan budget. Dan pintar-pintar saat ingin membeli blazer, sering juga blazer di sale saat waktu-waktu tertentu.

× How can I help you?