Selvedge denim adalah jenis material denim yang punya kelebihan alami dimana pada bagian pinggir kain denim tersebut tidak terurai namun punya tepian yang rapi. Biasanya bagian pinggir pada material selvedge itu berapa pada outseam celana jeans sehingga akan kelihatan pada bagian hem atau bawah celana apabila celana jeans di cuff atau dilipat.

Denim atau material jeans memang tidak dapat dipisahkan dari gaya fashion kalian sehari-hari apalagi yang senang dengan vintage style yang sangat dekat dengan celana jeans. Paling tidak pasti kalian punya dua atau tiga potong celana jeans yang berada dilemari pakaian kalian. Iya kan? karena celana jeans ini dinilai kuat dan sangat awet sehingga tahan banting saat di pakai pada situasi apa pun. Bentuknya yang sangat simpel jadi sangat memungkinkan kalian untuk mengenakannya di berbagai kondisi. Mulai dari acara smart casual hingga casual.

Baca Juga : 6 Tipe Celana Jeans Pria Yang Kekinian Tetap Jadi Trend Model Sekarang

Nama selvedge berasal dari istilah “self-edge,” adalah potongan yang sudah di tenun pada kedua ujung kain rol. Denim ini sangat berkualitas premium dan memberikan kesan yang bersih dan rapi. Selvedge biasanya sudah ditenun pada mesin tenun yang sempit, sehingga bisa menghasilkan ujung yang rapi, tanpa rumbai. Jenis material denim ini dikenal dengan karakternya yang kaku dan sangat erat sekali hubungannya dengan garmen pada material denim premium.

Kenapa bisa material ini disebut Selvedge? Bisa dibilang, yang membuat denim ini terlihat unik dan berkarakter adalah pada saat proses produksinya dan kualitas yang tidak bisa diragukan. raw denim adalah material denim yang belum mengalami proses pre-washing, sementara selvedge adalah material denim dari ujung kain rol.

selvedge jeans merek studio dartisan

 

Selvedge denim yang bagus biasa dibuat memakai mesin shuttle loom yang lawas. Mesin ini akan membutuhkan waktu lebih lama dalam membuat kain denim dengan kualitas yang baik, karena akan memberikan hasil tenun yang menjadi lebih rapat dan hasilnya pun denim akan lebih berat. Shuttle loom akan menciptakan material selvedge menjadi lebih rapat, tidak selebar ukuran denim non-selvedge, sehingga saat membuat sepotong celana jeans, memerlukan material selvedge denim sepanjang 3 yard. Untuk hasil yang sangat baik, biasanya para penjahit memakai tepian selvedge tersebut dari bagian pinggang sampai ujung kaki. Jadi saat bagian hem celana dilipat sebanyak dua kali, maka bagian selvedge nya akan kelihatan.

Sebenarnya, bila kita lihat sejarah perdeniman yang lebih dulu masuk kepasaran adalah selvedge denim, kemudian baru jeans non selvedge. Ini disebabkan karena pada jaman dahulu memang mesin khusus untuk membuat sebuah kain denim adalah mesin shuttle loom.

Sejarah Untuk Selvedge Denim

raw selvedge denim

Seperti yang sudah kita bahas di atas nama selvedege berasal dari kata self-edge yang berarti membentuk tepian sendiri. Membuat kain denim selvedge ini biasa memakai mesin Shuttle loom. Dibuatnya selvedge denim ini diperuntukan mengatasi jeleknya denim biasa yang tepi kainnya terurai terlihat berantakan dan kurang rapi. Mesin shuttle loom akan lebih lama dalam proses membuat sebuah bahan selvedge denim karena akan menghasilkan nenunan yang lebih rapat dan hasilnya yang bisa dibilang lebih heavy. Dan umumnya harga sepotong celana selvedge denim lebih mahal ketimbang dengan harga celana non-selvedge.

Baca Juga : Kenali Celana Chino Dan Cara Kenakannya Agar Terlihat Makin Tampan

Faktanya, selvedge denim pertama kali celana jeans ada dipasaran kemudian diikuti dengan non selvedge denim. Karena banyak sekali permintaan pada kain denim di tahun 1950, maka para garmen akhirnya memakai mesin Projectile loom yang bisa membuat material denim lebih cepat dan menghasilkan kain lebih lebar, namun pada bagian tepi bahan akan terurai dan tidak rapi.

Beberapa Point Penting Sebelum Membeli Selvedge Jeans :

Harus Tahu Berat Yang Cocok Untuk Kalian

Berat pada celana selvedge tidak berpengaruh pada harga, namun sangat mempengaruhi dari kenyamanan kalian saat memakainya. Denim yang sangat ringan memang lebih terasa nyaman digunakan apalagi di iklim tropis seperti indonesia, tetapi kalian harus tahu jeans yang memiliki bobot lebih berat akan lebih tahan lama dan akan memberikan efek yang kontras waktu dikenakan. Sebagai solusi, bisa membeli denim mid-weight yang biasanya punya bobot yang tidak terlalu berat, tetapi juga tidak tipis.

Jangan Terlalu Sering Dicuci

Sama seperti pada denim umumnya, hindari mencuci yang terlalu sering pada selvedge denim. Saat ingin dicuci, denim pasti akan bleeding atau luntur untuk warnanya. Jika kalian berencana untuk mencuci celana kalian, jangan lupa untuk balik bagian dalam di luar dan cuci dengan air dingin dan memakai deterjen yang lembut, lalu jemur jangan langsung terkena sinar matahari langsung.

Tidak Perlu Takut Digulung

menggulung selvedge denim

Karena material yang dipakai tebal, gulung saja selvadge senim apalagi waktu cuaca sedang panas, sehingga udara bisa keluar masuk. Dengan cara menggulung denim kalian, bagian yang menjadi ciri selvedge pada jahitan dalamnya juga menjadi kelihatan, dan bikin style kalian jadi lebih keren. Saran gulung celana kalian hingga mata kaki saja, jangan lebih!

Selalu Gunakan Agar Nyaman, Bukan Untuk Terlihat Keren Saja

Saat membeli selvedge jeans, Pilih fit terbaik untuk kalian, ukur dengan baik agar tidak kebesaran atau kekecilan. Untuk tampilan lebih retro dan vintage bisa memakai slim straight.

Bagaimana Apakah kalian jadi ingin mencoba selvedge denim ? Itu lah sedikit penjelasan tentang bahan satu ini yang sedang booming lagi zaman sekarang, soal kualitas dan kerapatan material lebih baik Selvedge Denim dibanding dengan non selvedge. Semua tergantung pada selera style dan kebutuhan kalian.

× How can I help you?